Berkelas! Duel Dewa Kipas Vs Gm Irene Sukandar Sita Perhatian Federasi Catur Dunia

Berkelas! Duel Dewa Kipas Vs Gm Irene Sukandar Sita Perhatian Federasi Catur Dunia

Kedua pemain bergantian menggunakan bidak putih dan hitam dengan jeda antar babak lima menit. Permainan Dadang Subur alias ”Dewa Kipas” saat dikalahkan IM Irene Kharisma Sukandar dibedah ahli dari Percasi. Chess. com menyediakan layanan catur online gratis, dengan opsi premium yang berbayar. Sepanjang ini, chess. com menjadi satu diantara web populer untuk permainan maupun mempelajari tips bermain catur status profesional. Pertandingan gajah-gajahan antara Dewa Kipas melawan GM Irene Kharisma Sukandar sedang berlangsung. Dengan ujaran dari Susanto tersebut, maka dapat disimpulkan sebenarnya Dadang Subur memiliki kemampuan nun layak disebut serupa pecatur berlevel superior nasional.

Terkait taktik ini, GothamChess nama pseudonim Levy Rozman, pecatur asal Amerika Perkongsian yang pernah ditaklukan Dewa Kipas dalam platform catur on line Chess. com menyampaikan pernyataan. Pada perjuangan catur persahabatan tersebut, baik Dewa Kipas maupun Irene berlomba dalam format 4 babak. Masing-masing tokoh mendapat kesempatan 2 kali menggunakan kuda hitam, dengan selingan antar-babaknya adalah lima menit. Jumlah temberang dengan topikDewa Kipasmenyentuh angka 12, 5 ribu cuitan. Sama warganet mengunggah foto atau hasil screenshot pertandingan antara Dewa Kipas melawan GMW Irene Kharisma. Pertandingan persahabatan antara GMW Irene Kharisma melawan Dewa Kipas ini digelar dengan format empat babak.

TRIBUNNEWS. COM – Levy Rozman alias GothamChess menyahut pertandingan catur renggangan Dadang Subur nama pseudonim Dewa Kipas beserta Grand Master Irene Sukandar. “Waktu Bapakguetanding, disiarkan Live di Twitch, ditonton ribuan orang. Bapak gue menang, para tanda Twitch ngambek. Tersebut menuduh bapakguecurang, ” tulis akun Ali Akbar di account Facebook. Berdasarkan tanggapan Ali, pertandingan gajah-gajahan dilakukan dengan era 5 menit. Perintah Ali, saat tersebut sang ayah sentral main catur dalam platform Chess. com dan bertemu beserta Gotham Chess.

Pertentangan persahabatan catur antara Dewa Kipas dan grandmaster Irene Sukandar mencetak rekor ditonton secara live lebih dari 1 juta penonton di akun YouTube Deddy Corbuzier, sore ini. Sementara itu, pada babak ketiga, pertandingan tak kalah menarik karena sampai terjadinya pertukaran pion. Namun, kesudahannya Irene Sukandar beroperasi menang setelah merusuhkan ratu Dewa Kipas di D6 ketika memindahkan ratunya di E5. Sebelumnya, bangsa Indonesia sempat dihebohkan oleh kabar kerusakan yang dilakukan Batara Kipas saat berlomba melawan pecatur universal Levy Rozman dalam catur digital chess. com.

Pada babak mula-mula, Irene Sukandar terlihat gemilang dengan memakai bidak putih. “Pembukaan bisa mengimbangi, tetapi kembali blunder. Levelnya lumayan, tapi bukan cukup untuk menggulung Irene. Jika dinilai, mungkin Pak Dadang hampir master luar, ” kata GM Susanto. Chess. com mengklarifikasi bahwa banned dilayangkan ke account permainan online Dewa Kipas sebab ada indikasi serta statistik berbuat cerdik. Percasi juga membuka data grafik produk Dewa Kipas nun terlalu bagus serta menyerupai BOT. Tapi, ada kabar paling baru dari ‘Sultan Lembut asal Medan’ Syah Kesuma yang tersua telah ikut mengeraskan panas duel ini dengan menyediakan kado tambahan senilai Rp150 juta.

Nah, kasus polemik yang melibatkan batara kipas beberapa ruang yang lalu dikenal sebagai membuat pendaftaran account dari Indonesia dalam chess. com tinggal landas signifikan. Akan terdapat banyak pecatur-pecatur jalanan di Indonesia nun mencoba peruntungan dalam catur online. Diantaranya diketahui, pertandingan tersebut bermula saat Irene yang merupakan grand master catur melayangkan surat terbuka tersekat kekecewaannya dengan pencedok akun Dewa Kipas di chess. com, yakni Dadang Subur. Melalui akun Twitternya pada Senin (22/3/2021), GothamChess memberikan respon yang kemudian oleh karena itu sorotan warganet. “Jadi @irene_sukandar berhasil menggulung Dewa_Kipas dengan skor 3-0. Akurasinya sepanjang bermain kurang dibanding 40%. Serta terdapat satu juta orang-orang yang menonton, ” ungkap Rozman Levy. Seperti diketahui, Batara Kipas atau Dadang Subur membuat skandal dunia catur universal.

Catur dewa kipas

Dadang sebelumnya tidak terima pernyataan Irene Kharisma Sukandar tentang dirinya yang mencoreng para pemain catur Indonesia di kancah internasional. Namanya dikenal di Indonesia usai dirinya dikalahkan oleh seorang bapak-bapak bernama Dadang Subur, pemilik akun Dewa Kipas di Chess. com. Di Indonesia, ada banyak mutiara-mutiara catur yang tercecer dan terserak di banyak tempat. Di pos ronda, di warung bensin, di depan ruko, di terminal lama, di los-los pasar. Di Indonesia, catur bukan lagi sekadar olahraga, lebih dari itu, ia sudah menjelma menjadi semacam ritual pergaulan sosial di lingkungan masyarakat. Indonesia, dengan segenap karut-marutnya, sebenarnya memang punya bakat dan potensi yang brilian dalam bidang catur.

Comments are closed.