7cara Turunkan Berat Badan 5 Kg Secara Alami Ala Dr Ricard

Sejauh ini contoh terbaik dari perilaku makan anak adalah pola makan orang tuanya. Jika sayur-sayuran dan makanan sehat hilang dari dalam rumah, sulit untuk mengharapkan anak-anak Anda untuk menyukai sayur-sayuran. Anak-anak makan apa yang mereka ketahui, dan mereka tidak akan meminta makanan khusus jika mereka tidak tahu bahwa hal itu adalah pilihan. Sebagai orang tua yang cerdas harus pintar menganalisa mana makanan yang baik untuk anak dan mana makanan yang tidak cocok untuk anak. Alergi terhadap jenis makanan tertentu bisa menyebabkan anak tidak mau makan. Gejala alergi terhadap makanan tertentu biasanya ditunjukan dengan munculnya bintik-bintik atau gatal-gatal.

Agar anak tidak susah makan makanan tertentu, hindari menunjukkan sikap tersebut di depan anak. Hal ini merupakan salah satu cara jitu untuk mengatasi anak yang susah makan. Jauhkan anak dari televisi, hewan peliharaan, dan mainan saat makan agar ia lebih berkonsentrasi.

Cara lain agar anak gemuk adalah dengan menambahkan suplemen vitamin setiap hari. Ada banyak produk vitamin yang berkhasiat dalam menaikkan berat badan anak. Saat Ibu melakukan konsultasi ke dokter anak, biasanya sudah ada rekomendasi tentang vitamin yang sesuai dengan kondisi anak. Pastikan anak menyukai vitamin tersebut dan bersedia mengkonsumsinya setiap hari.

Cara agar anak mau makan banyak

Meski sesekali si kecil menolak menyantap makanan atau camilan yang Anda sajikan, ia akan mengerti bahwa setiap hari, pada waktu tertentu, pasti tersedia makanan di meja makan. Dengan begitu, ia akan bilang pada saat lapar dan ingin makan. Jika sudah banyak makan tetapi anak susah gemuk, bisa jadi anak memiliki metabolisme yang tinggi sehingga menyebabkan tubuh membakar kalori dengan sangat cepat. Ini dapat diatasi dengan menambahkan menu yang kaya serat sehingga baik juga untuk pencernaan. Tetapi pemberian makanan berserat tidak boleh berlebihan karena dapat mengurangi nafsu makan anak.

Aktivitas seperti ini dapat membantu mendorong perkembangan positif dari perilaku makan anak. Setelah itu, Anda juga bisa mengajak anak untuk membantu menyiapkan makanan di meja makan. Terkadang, anak tidak mau makan karena bosan dengan rasa satu makanan yang itu-itu saja dan ingin mencoba rasa makanan lain yang baru. Jika selama ini Anda terbiasa dengan memberikan anak makan dengan tampilan biasa, kini coba cara lain untuk menyajikan makanan. Sebaiknya, biasakan anak untuk makan tiga kali makanan utama dan dua kali makanan selingan di antara waktu makan utama.

Padahal, mengatasi anak susah makan dengan memaksanya menghabiskan makanan tidak membuat nafsu makan anak bertambah. Intinya anda bisa membuat bentuk makanan yang menyamai benda yang ia sukai agar membuatnya mau makan. Misalnya Vidoran Plus, yang mengandung bahan alami ekstrak curcuma dan lysine yang membantu dan meningkatkan nafsu makan anak.

Selain itu, rencanakan dan buatlah jadwal agar anak-anak dapat makan cemilan sekitar dua jam sebelum makan besar. Ternyata, untuk anak kelebihan berat badan camilan pun penting. Bila dilakukan dengan benar, makan cemilan bisa menjadi faktor penurun berat badan, bukan penambah berat badan.

Si kecil terlalu doyan makan dan susah makan merupakan masalah perilaku yang umum dialami anak balita. Mungkin cara menurunkan berat badan ala Dr. Richard Lee akan terasa sulit di awal. Menurut beliau, masa tersulit itu akan berlangsung satu bulan.

Selain makanan, mungkin Anda juga memberikan vitamin untuk menambah nafsu makan anak. Anda bisa membelinya di apotek dan beli yang cocok untuk anak. Balita dalam masa pertumbuhan, kadang-kadang kurang mendapat asupan vitamin A, C, dan D yang cukup dari makanan mereka sehari-hari. Suplemen tambahan berupa vitamin dan nutrisi penting lainnya mungkin bisa membantu. Namun, pemberian vitamin dan suplemen yang berlebihan dapat membahayakan si Kecil. Tanyakan kepada dokter anak mengenai jenis suplemen yang cocok untuk diberikan pada si Kecil.

Jika berat badannya seimbang atau sesuai dengan usianya, ini artinya asupan gizinya masih tercukupi. Untuk memastikan kecukupan gizi Si Kecil, Bunda dapat membuat catatan berisi makanan dan minuman yang dikonsumsinya selama seminggu dan pastikan ia mendapatkan makanan bergizi seimbang. Libatkan Si Kecil saat mengolah makanan, mulai dari membeli, membersihkan, memasak, hingga menyajikannya di meja makan. Hal ini mungkin bisa membuatnya lebih berselera makan dan penasaran dengan makanan yang ia buat. Terlalu banyak mengonsumsinya membuat Si Kecil mudah kenyang, sehingga ia tidak mau makan. Untuk anak usia lebih besar, 7 sampai 10 tahun, penelitian menunjukkan mereka lebih suka wortel yang disajikan utuh, tidak dipotong-potong.